“ gubrakkkk….,” bunyi yang terdengar dari sudut meja perpustakaan kampus orange.
”…haduw……,sssttt sakit juga dengkul ku……”,bisik gadis yang memakai kemeja putih dengan kaus dalam dengan wana yang senada dengan kemejanya. Gadis itu pun cepat-cepat berlalu. Ternyata gadis itu yang menimbulkan suara gaduh, sehingga orang-orang disekitar mengalihkan perhatian sebentar kearah meja yang diatasnya tertinggal sebuah flashdisk unik dengan tali yang mencolok sehingga menarik untuk dipandang.
Raka, seorang maniak buku yang sedang tergesa-gesa masuk perpustakaan langsung menuju rak buku biologi dan mengambil buku General zoology karangan Storer itu langsung menuju meja yang sebelumnya ditinggalkan oleh seorang gadis yang cepat-cepat pergi tanpa teringat untuk membawa flashdisk miliknya. Raka hanya asik membaca buku karangan Storer itu sambil menulis kutipan-kutipan penting yang ada dalam buku itu, setelah selesai mencatat tanpa sadar Raka memasukan semua barang miliknya yang ada diatas meja. Tanpa Raka sadari, Raka telah memasukkan flashdisk gadis yang tertinggal diatas meja yang hampir satu jam ia tempati.
Sore hari di rumah Raka, Dio dating. Dio si gendut sahabat Raka dating untuk mengkopi lagu-lagu yang selalu di update oleh Raka.
“ mana lagu pesenanku ka?”, sela Dio yang langsung masuk kamar Raka tanpa pernah permisi.
” tu, ambil aja di flashdisk..dasar gendut!”,jawab Raka tanpa berkomentar lebih panjang. Dio lansung memasukkan flashdisk yang diambilnya dari tas Raka kedalam laptop kesayangannya.
”PLAY!...........”, Dio bersemngat memutar isi flashdisk Raka.
” Mati - hanya memerlukan sedikit waktu --
Mereka mengatakan tidak sakit --
Ini hanya samar ..............
kisah memilukan...
hnya menjadi sebuah.....kenangan,,
akankah?...........” sebuah ungkapan panjang terekam di flashdisk yang diputar Dio.
Raka terperanjat, langsung mendekat kearah Dio yang juga ternganga dengan ucapan yang terputar dalam laptopnya.
Raka dan Dio saling berpandangan. Tiba-tiba alunan lagu Shania Twain “you’re still the one” mengalun dengan recycle melodi menyambung kata-kata seorang gadis yang terdengar sebelumnya.
”…… You're still the one I run to…
The one that I belong to…
You're still the one I want for life….
You're still the one…
You're still the one that I love…..
The only one I dream of…..
You're still the one I kiss good night……….., seSak...sangat sesak....
menahan..butiran kecil menetes...
seLAlu menetes dalM hati yang perih karena sayatn luka begitu dalm.....
namun tertutupi dengan senyum simpul kebohongan semata.........................” bunyi suara dalam laptop Dio terhenti setelah diakhiri tangisan seorang gadis.
“gila…….,gila….gila! siapa ni cewek ka? Kamu apain dia sampe gini hasilnya?” Dio terus menggeleng-gelengkan kepalanya.
“mana aku tahu, sumpah aku gak tau apa-apa ni…..ni flashdisk siapa lagi yang kamu pasang!”…..sambil melihat kearah flashdisk yang terpasang di laptop Dio
”pulang
Mata Raka sekarang hanya tertuju pada flashdisk kecil digenggaman telapak tangannya, sambil memutar ulang kata-kata yang barusan didengarnya dengan fikiran yang bertanya-tanya. Hamper setengah jam Raka berfikir, yang ada difikirannya adalah siapa gadis yang mengungkapkan curahan hatinya kedalam rekaman yang dimasukan kedalam flashdisk itu.
“aku, Raka! Berjanji menemukan siapa gadis yang merasa sendiri ini…dan aku akan menjadi sahabatnya apapun keadaannya, dan aku harus tau apa yang sebenarnya terjadi ……dan biarkan ini terjadi…….
Bersambung……………………..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar